Tuesday, January 24, 2023

PERBUDAKAN

January 24, 2023 0

 

Tahun 2020 yang lalu, pemerintah Belanda resmi mengucapkan permohonan maaf atas perbudakan yang dilakukannya selama masa kolonialisme. Permohonan maaf tersebut disampaikan dalam pidato di Parlemen Belanda. Dalam pidatonya, Menteri Luar Negeri Belanda mengakui bahwa perbudakan yang dilakukan oleh pemerintah Belanda selama 250 tahun merupakan bagian dari sejarah yang menyedihkan dan tidak terhormat. Ia juga menyatakan bahwa perbudakan merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang dianut oleh Belanda.

Lalu apakah mendapatkan sambutan baik?

Permohonan maaf tersebut disambut baik oleh masyarakat di beberapa negara yang pernah menjadi koloni Belanda, termasuk Indonesia. Namun, di beberapa negara lain, permohonan maaf tersebut dianggap tidak cukup dan tidak memenuhi harapan masyarakat yang merasa terkena dampak negatif dari perbudakan tersebut. Beberapa orang menganggap bahwa permohonan maaf tersebut hanya merupakan upaya Belanda untuk menutupi kejahatan yang telah dilakukan selama masa kolonialisme, dan tidak menyertai tindakan nyata untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

Perbudakan merupakan sistem di mana seseorang dianggap sebagai harta benda dan dijual untuk dijadikan pekerja paksa. Perbudakan telah terjadi di berbagai belahan dunia selama berabad-abad, dan merupakan salah satu bentuk kekerasan yang paling menyedihkan dan tidak terhormat dalam sejarah manusia.

Perbudakan memiliki berbagai dampak negatif bagi para korban dan masyarakat secara keseluruhan. Beberapa dampak negatif tersebut adalah:

  1. Kehilangan kebebasan: Para korban perbudakan kehilangan kebebasan mereka dan dianggap sebagai harta benda yang dapat dijual dan diperdagangkan. Mereka tidak memiliki hak untuk memutuskan apa yang ingin mereka lakukan atau di mana mereka ingin tinggal, dan seringkali dijual kepada orang lain tanpa sepengetahuan mereka.
  2. Kehilangan keluarga: Banyak korban perbudakan dipisahkan dari keluarga dan teman-teman dekat mereka saat diangkut ke tempat perbudakan. Mereka tidak dapat bertemu dengan keluarga mereka lagi dan terpisah dari lingkungan sosial yang mereka kenal.
  3. Pekerjaan berat dan tidak terhormat: Para korban perbudakan seringkali dipaksa untuk bekerja dalam kondisi yang berat dan tidak terhormat. Mereka seringkali dipaksa untuk bekerja selama jam yang lama tanpa istirahat yang cukup, dan tidak diakui hak-hak mereka sebagai pekerja.
  4. Kekerasan: Para korban perbudakan seringkali mengalami kekerasan fisik dan seksual dari pemilik atau pengawas mereka. Mereka tidak memiliki hak untuk memprotes atau menolak kekerasan tersebut, dan seringkali tidak mendapat perlindungan dari hukum.
  5. Dampak emosional: Perbudakan juga memiliki dampak emosional yang berkelanjutan bagi para korban. Mereka mungkin merasa tidak berharga, tidak diakui, dan tidak merasa sejahtera. Mereka juga mungkin merasa tertekan, takut, dan tertekan.

Setiap orang memiliki kebutuhan, preferensi, dan situasi yang berbeda, sehingga tidak ada satu waktu, kata, atau tempat yang tepat untuk semua orang. Ini juga berlaku dalam konteks pemilihan waktu, kata, atau tempat untuk menyampaikan sesuatu.

Misalnya, waktu yang tepat untuk seseorang melakukan sesuatu mungkin tidak sesuai dengan waktu yang tepat untuk orang lain. Seseorang mungkin merasa lebih nyaman melakukan sesuatu pada pagi hari, sementara orang lain mungkin merasa lebih nyaman melakukannya di malam hari.

Demikian juga, kata yang tepat untuk seseorang mungkin tidak sesuai dengan kata yang tepat untuk orang lain. Seseorang mungkin merasa lebih nyaman dengan bahasa yang formal, sementara orang lain mungkin merasa lebih nyaman dengan bahasa yang lebih santai.

Tempat yang tepat juga bervariasi tergantung pada preferensi masing-masing orang. Seseorang mungkin merasa lebih nyaman melakukan sesuatu di ruangan yang terang dan bersih, sementara orang lain mungkin merasa lebih nyaman di ruangan yang gelap dan berangin.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kebutuhan, preferensi, dan situasi masing-masing orang saat memutuskan waktu, kata, atau tempat untuk menyampaikan sesuatu. Dengan demikian, Kita dapat menjamin bahwa pesan yang disampaikan akan lebih efektif dan mampu diterima dengan baik oleh orang yang dituju.

Read more...

Wednesday, January 11, 2023

KAPAN BERSATU

January 11, 2023 0

 

Kapan mereka pernah menjadi satu? Selalu saja ada dua atau tiga, dan selalu ada perang serta saling bunuh di antara mereka. Bagaiamana bisa kita menginginkan hanya ada satu?

Ketunggalan adalah hal yang mustahil, karena di dunia ini setiap orang memiliki tujuan dan keinginan yang berbeda antara satu sama lain. Semua hanya akan terwujud di hari kebangkitan, hari dimana umat manusia menjadi satu dan mereka hanya memiliki satu telinga dan satu lisan. Ketika tujuan sudah muncul secara gamblang, maka tidak ada lagi atas dan bawah. Di hari kiamat kelak, kepentingan semua manusia sama, yaitu berkepentingan dengan Allah SWT.

Di dunia, setiap manusia memiliki kesibukan masing masing. Mereka semua yakin bahwa obat kebahagiaan dan kenyamanan ada pada sesuatu yang sedang mereka sibukkan. Ketika mereka belum juga menemukan keinginan mereka di pencarian kedua, mereka akan tetap terus mencarinya. Hingga tiba akhirnya kasih sayang itu muncul dan menyingkap selubungnya, barulah mereka menyadari bahwa jalan yang mereka tempuh selama ini bukanlah jalan yang tepat.

Sekali pun semua tabir tersingkap, keyakinan seseorang tidak akan bertambah. Tidak ada akhir untuk kata-kata, akan tetapi kata-kata semestinya diberikan sesuai dengan kapasitas orang yang memintanya.
Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah gudang-gudangnya dan Kami tidak menurunkannya melainkan dengan ukuran tertentu. 

Seperti hujan, di tempat penyimpanannya ia tak pernah habis, tapi ia turun sesuai dengan kebutuhan dan kata-kata diberikan sesuai dengan semangat dan keyakinan yang ada dalam diri seseorang, sebab seseorang tidak akan mampu memikul sesuatu melebihi kemampuannya, atau dia akan menjadi gila karenanya.

Tidak ada sesuatu, yang baik atau buruk, kecuali Kami memiliki ruang penyimpanannya yang tak memiliki batas, akan tetapi sesuatu itu Kami berikan sesuai dengan kebutuhan. Takdir seperti itu juga berasal dari-Nya. Memang benar bahwa segala sesuatu yang dilihat dari sisi Allah, akan menjadi baik dan sempurna.

Read more...

HASRAT AKAL

January 11, 2023 0

Kita tidak akan melihat-Nya saat ini, karena masih ada kebenaran hasrat yang memenuhi kita. Ada selubung yang menyembunyikan-Nya dari pandangan kita semua. Semua bentuk keinginan, kecenderungan, cinta, dan kasih sayang yang tersembunyi di dalam hati manusia adalah bagian dari hasrat kecintaan dan kerinduan kepada Allah.

Lihatlah matahari di atas sana. Melalui cahayanya kita bisa membedakan kebaikan dengan keburukan, dan menemukan kehangatan atas sinarnya. Tetapi jika matahari yang memberikan banyak manfaat ini ditakdirkan untuk mendekat ke bumi, maka ia tidak akan memberikan keuntungan bagi siapapun. Malah sebaliknya, seluruh dunia dan setiap makhluk akan hancur dan hangus terbakar.

Keserupaan adalah satu hal, dan contoh adalah hal yang lain. Meski akal kita tidak mampu memahaminya, tetapi bagaimana bisa akal menahan upaya – upaya seperti ini? Bukan akal namanya jika tak mengerahkan segala daya dan menghentikan sebuah perjuangan. Akal adalah sesuatu yang terus menerus berproses, siang malam, terus berpikir, dan berusaha untuk memahami Sang Pencipta, meskipun Tuhan tidak bisa diketahui dan tidak bisa dipahami.

Seseorang yang senang berada jauh dari Tuhannya dan tidak berusaha untuk sampai kepada-Nya, maka ia bukanlah manusia. Manusia sejati adalah mereka yang tak pernah berhenti berusaha dan terus mengitari cahaya keagungan Tuhannya. Sementara Tuhan akan menyerap manusia dan menjadikannya bukan apa-apa, sebab Dia memang tidak bisa dipahami oleh akal siapapun.

Wahai hamba-Ku, Aku akan mengabulkan permintaanmu dengan segera ketika kalian meratap dalam berdoa, itu semua karena ratapan doamu begitu manis di telinga-Ku. Jawaban-Ku atas doamu menjadi kelu dan tak terucapkan dalam harapan-harapan, mungkin kalian akan meratap lagi dan lagi, karena suara ratapan doamu begitu manis bagi-Ku.

Ketika para kekasih bisa saling melihat begitu dekat di dunia ini, maka hubungan dengan-Nya akan menjadi semakin kuat pada saat kita diangkat menuju hari kebangkitan kelak. Seseorang harus melihat orang lain dengan pandangan hakiki, melampaui batasan sifat buruk dan baik. Berusaha menyelam ke dalam hakikat dan memastikan bahwa sifat-sifat yang ditinggalkan oleh sebagian orang bukanlah sifat asli mereka.

Bagaimana bisa para pecinta itu bermain-main cinta dalam dunia yang tak terbatas, yang tak memiliki tempat, gambar, dan waktu? Jika kesehatan memang tidak mempunyai sifat tertentu, lantas bagaimana kita bisa mencarinya?

Yang kita tahu adalah ketika kesehatan itu muncul tubuh akan bertambah kuat, menjadi gemuk, lebih segar, dan lebih hidup. Meskipun makna-makna ini tak bisa dimengerti, apakah manusia masih bisa mengambil manfaat darinya melalui perwujudan bentuknya? Maha suci Allah dari segala bentuk dan huruf dan Firmannya berada di luar huruf dan suara. 


Read more...

DAHULU KITA ADALAH TANAH

January 11, 2023 0

Apa yang lebih utama daripada shalat? Roh-nya salat itu lebih baik daripada shalat itu sendiri dan iman lebih utama daripada shalat, karena shalat diwajibkan dalam lima waktu, sementara iman akan senantiasa berkelanjutan.

Ada beberapa perbedaan lain dari keimanan, tapi penemuannya bergantung kepada kesadaran ruhaniah para pendengarnya. Mataku melihat pada orang lain, lalu apa yang harus aku lakukan? Lihatlah diri kita sekarang, karena cahaya mata kita itu sesungguhnya adalah diri kita sendiri. Ketahuilah bahwa kita hanya mencari diri sendiri, kita tidak akan bisa menghindari kilauan yang membutakan dari cahaya-cahaya luar sampai cahaya batin menjadi seratus ribu kali lebih besar.

Ia memungut kita semua dari tanah, tetapi apa yang bisa kita katakan adalah Alangkah baiknya sekiranya dahulu kita adalah tanah. Seorang murid yang dididik oleh seorang kekasih Tuhan akan memiliki jiwa yang bersih dan suci. Tetapi seorang yang dididik oleh penipu dan orang munafik, dan belajar ilmu dari mereka, maka ia akan menjadi seperti gurunya.

Seperti air jernih yang mampu memperlihatkan semua yang ada di bawahnya, namun ia juga mampu memantulkan benda-benda yang ada di atas permukaannya seperti sebuah cermin. Manusia akan ingat bahwa seandainya ia melihat dirinya dalam keadaan jernih, ia akan yakin bahwa pada mulanya manusia itu tercipta dalam keadaan yang suci.

Yang saling mengenali akan saling mendekat, dan yang tidak saling kenal akan saling menjauh. Bentuk ruhaniah kesaksian kita akan selalu satu, tetapi maknanya akan berbeda-beda. Semoga Allah memberikan kemanfaatan kepada kita semua.


Read more...