REFLEKSI KEHIDUPAN BARU
Kehidupan kita di dunia seringkali
melenceng dari apa yang dikehendaki Tuhan. Kehidupan kita di dunia kerap sekali
menjadikan kita sadar tentang perjalanan waktu sehingga refleksi sangatlah
diperlukan dalam tahap kita mengarungi kehidupan di dunia ini. Kehidupan kita
di dunia seringkali menjadikan kita salah paham tentang dunia itu sendiri.
Kesalahpaham yang dimaksud adalah tentang makna kehidupan yang sebenarnya
disini. Sebab itu timbul karena dunia seringkali dianggap hanya sebagai planet
bumi, padahal dari segi bahasa dunia berarti sesuatu yang rendah atau dekat.
Kehidupan di dunia adalah kehidupan
yang dialami manusia waktu dekat ini yaitu sekarang dan lawannya adalah
kehidupan akhirat karena disana juga ada kehidupan. Tidak bisa dibandingkan
karena kehidupan diantara keduanya sangatlah berbeda. Kehidupan di dunia
digambarkan dengan kesenangan yang bersifat sementara dan akhirat lebih
bersifat kekal.
Sikap manusia dalam kehidupan di
dunia ini berbeda, seringkali mereka terpedaya oleh kehidupan, mereka hanya
melihat fenomena tidak melihat nomena, melihat yang dzohir dan tidak
melihat substansinya. Orang-orang yang lengah ini akan mengalami tipu daya dan
dipermainkan dengan kegiatan yang tidak mempunyai tujuan, meninggalkan yang
pentingdan melakukan yang tidak penting. Tidak bisa juga kita menganggap kehidupan
dunia itu buruk, karena disinilah ladang untuk kita mencari serta mengambil
bekal menuju kehidupan akhirat. Karena semua amal bisa menjadi amal dunia dan
bisa pula menjadi amal untuk kehidupan di akhirat.
Coba perhatikan niat kita? Tidak ada
suatu kegiatan kecuali pasti ada motivasinya, karena itu sangatlah menentukan
penilaian dari Tuhan bukan serta merta amalnya saja. Kita dapat atau bisa
beramal karena intervensi Tuhan sehingga kita dapat melakukannya tetapi niatan
itu berasal dari kita. Dua orang yang melalkukan sesuatu yang sama, waktunya
sama, kadar dan bobotnya sama bisa berbeda nilainya dimata Tuhan karena
niatannya. Bisa jadi apa yang telah kita kerjakan sekarang sudah benar akan
tetapi ada yang lebih bagus dari itu.
Hendaklah setiap orang memperhatikan
apa yang telah dilakukan di hari ini, kemarin maupun esok hari. Jika hari ini
lebih buruk dari kemarin itu adalah kerugian, jika hari ini lebih baik dari
hari kemarin itu adalah keuntungan. Dan akan celaka jika esok hari menjadi lebih
buruk dari hari ini. Tanpa kita sadar bahwa waktu berjalan tanpa kita
menyadarinya.










