SIAPA YANG MENANG?
Masa depan manusia tetap terbuka, sampai akhirnya manusia bisa mengetahui “tanda-tanda” Tuhan di seluruh cakrawala (makro kosmos) dan dalam diri manusia sendiri (mikro cosmos) yang pengetahuan akan tanda-tanda itu akan mengantar manusia ke pengakuan yang tulus akan kebenaran Tuhan.
Dua manusia di dunia ini saling berperang. Siapa yang akan menang? Adalah dia yang dijadikan sebagai kekasih Tuhan oleh nasibnya.
Harus ada suatu metode baru yang menekankan hikmah kebijaksanaan dan seruan yang baik. Kita hanya bisa menghukumi yang tampak, dan hanya Allah yang menguasai yang batin. Tidak ada hak istimewa yang eksklusif dari suatu komunitas untuk memiliki secara sendirian kebenaran. Tuhan adalah tunggal, kebenaran pun tunggal, dan kemanusiaan juga tunggal adanya.

