Jika benar bahwa manusia pada dasarnya baik karena fitrahnya, dan jika benar bahwa fitrah itu menjadi pangkal watak alaminya untuk mencari dan memihak kepada yang baik dan benar, maka pandangan kepada sesama manusia pada prinsipnya tidak dapat lain kecuali harus dengan sikap serba optimis dan positif. Karena buruk sangka hanya sejalan dengan paham yang pesimis dan negatif.
Penilaian atas kebajikan atau kejahatan penggunaan sesuatu yang netral tidak hanya bergantung pada siapa yang memiliki atau menguasainya, tetapi juga bergantung pada sudut pandang siapa pun yang menilainya, sesuai dengan kepentingan yang ada.
Etos muncul karena adanya kemampuan pada diri sendiri dan pada sistem keyakinan yang menjadi panutannya yang melahirkan sikap tidak khawatir dan cemas untuk dihadapkan pada pengujian ilmiah. Dan janganlah engkau mengikuti sesuatu yang tidak ada padamu pengetahuan mengenainya. Sebab, sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati nurani semuanya, akan dimintai tanggung jawabnya.
No comments:
Post a Comment