Kita hanyalah manusia yang ingin memiliki kehidupan yang normal, pada wilayah tertentu kita juga mempunyai hak untuk membatasi hal dalam kehidupan yang bersifat pribadi. Perlu diingat kehidupan pribadi yang telah kita berikan, akan sulit untuk kita ambil lagi. Apalagi pada jaman seperti ini, jejak digital akan sangat cepat tersebar bahkan terduplikasi secara luas dan menjadi jumlah yang lebih banyak lagi.
Mengatakan tidak untuk sesuatu yang di anggap atau percaya benar adalah sebuah hak. Tetapi biarkan manusia menjadi sejatinya manusia, karena untuk memuaskan semua manusia adalah hal yang mustahil dalam perjalanan kehidupan ini.
Kita dapat belajar menemukan atau menilik kembali masa lalu, kemudian berdamai dari kesalahan dan melupakan apa yang tidak bisa kita lakukan. Sesuatu yang menjadikan mungkin hanyalah Kuasa Tuhan. Puzzle terbesar dalam kehidupan adalah Tuhan. Takdir terbaik adalah yang berasal dari-Nya. Peristiwa yang terpenting dalam kehidupan hanyalah kematian.
Apa yang terjadi dan dihadapi kita setiap hari adalah bukti ujian, termasuk yang telah dikabulkan maupun yang tertunda untuk terkabul. Sangat wajar ketika ketakukan terjadi pada dalam diri setiap manusia, namun ketika kita bersama Tuhan semua akan menjadi lebih baik. Bukan rasa takut hilang sama sekali, akan tetapi setidaknya ketakutan itu akan banyak berkurang.
Tuhan telah melimpahkan setetes dari seluruh dimensi kuasa dan kebijaksanaan-Nya. Yakinlah, bahwa setiap yang telah ditetapkan adalah yang terbaik bagi semua hamba-Nya. Semoga Tuhan membenihkan ketabahan dan kekuatan ke dalam diri kita mulai hari ini. Karena semua yang dirintis, dilakukan, dan dialami semuanya senantiasa akan membuah.
No comments:
Post a Comment