Monday, January 31, 2022

MARKAS BARU KEKUASAAN

January 31, 2022 0


Berawal dari ketidakmampuan melihat masa depan dengan kalkulasi perhitungan. Kita akan membangun markas baru yang penuh dengan perdebatan. Didalam kondisi yang masih menyimpan sisa energi, limpahan masa lalu yang belum hilang dan masih terpecah serta terkotak - kotakkan.

Apakah ini bentuk kepanikan markas lama yang tidak bisa merealisasikan janji yang telah digembar - gemborkan? Mungkinkah ini bentuk rasa frustasi sehingga memilih jalan pintas membangun sebuah monumen peninggalan? Atau apakah ini tukar tambah kepentingan untuk membatalkan rasa persahabatan yang telah menjadi kesatuan?

Dalam perhitungan angka, kita akan mulai kondisi kritis pada dua ribu dua puluh tiga. Disaat kita baru belajar membaca psikologis manusia, disaat itu juga ekploitasi bekerja. Kesetaraan dan perlakuan yang berbeda memunculkan banyak korban manusia. 

Ketidakadikan akan mulai merambah ke hal - hal yang rasial sehingga akan menimbulkan konflik horizontal. Kita tidak sadar sedang dipanggang dalam bara api sosial yang suatu saat bisa terbakar tanpa alasan. Marah tanpa dipicu dan tantangan pertarungan hidup mati di jalanan.

Kepala kita mempunyai ambisi yang berubah - ubah dengan menggampangkan kerumitan dan ketidakmampuan. Memahami anggaran sebagai brankas bukan konsep penataan. Yang tidak mengerti bahwa pemain pasar uang bukanlah investor jangka panjang. Namun kepala kita menulis narasinya dengan kalimat yang seakan menenangkan.

Sebuah perjanjian pasti akan ada pondasi yang tidak bisa diungkapkan. Kita perlu mempelajari lapisan - lapisan dan strategi dalam kesepakatan. Kita sedang dibaca oleh kumpulan pesawat di atas ketinggian dan kita tidak kuat masuk dalam permainan karena keterbatasan anggaran.

Bukan markas baru yang didengungkan, melainkan mempercepat perubahan baru secepat kepala ini menyuruh mulut mengucapkan janji palsu. Bukan yang besar menghancurkan yang kecil, tetapi yang cepat yang akan mengalahkan yang lambat dan kerdil.

Berfokuslah kepada konsep bukan kepada tuntutan proyek. Seburuk apapun situasi keadaan yang terjadi pada rumah besar kita, tentu kita sekeluarga berusaha melewatinya. 

Kita percaya salah satu cara mengatasi ini semua adalah dengan melakukan perombakan total secepatnya. Harusnya ada keterlibatan, kajian matang dan panjang sebelum menentukan kebijakan apalagi pemindahan domisili kekuasaan.

Read more...

Sunday, January 30, 2022

BUKAN HIDUP DENGAN CARA BERPIKIR MANUSIA

January 30, 2022 0


Apa yang kita lakukan dan yang kita berikan apabila dikepung oleh keadaan?

Mengulur harta adalah keuntungan, namun jika itu menjadi tujuan adalah suatu bentuk kepamrihan. Ketika harta ditekan, maka akan terhimpit oleh kesempitan. Begitulah dinamika kehidupan, semakin banyak yang keluar semakin banyak pula yang akan masuk berurutan. Pun sebaliknya, kalau tidak ada yang keluar bagaimana ia bisa masuk berdesak - desakan.

Wilayah hitam putih kehidupan mungkin bisa kita jelaskan dengan ilmu pengetahuan, tetapi daerah abu - abu tidak bisa kita jelaskan kecuali dengan keimanan.

Manusia memang berbeda dengan binatang karena ia tahu tentang sebab akibat dan baik buruk peradaban. Namun didalam kehidupan  akan penuh dengan pekat kegelapan. Kita tidak bisa menjangkau beberapa jam kemudian dan esok hari kita tidak tahu keadaan. Masihkah ada atau akan berakhir menyisakan cerita.

Kita diperkenankan pasrah kepada-Nya, tetapi kita tidak boleh menyerah dengan masalah yang ada. Titik tumpu kita adalah berjalan terus hingga masa kita berakhir. Ikutilah sesiapa saja yang tidak berharap dan meminta - minta.

Ketika kebanyakan orang menumpuk harta untuk kehidupannya, disaat itu pula banyak manusia yang terus menanam tanpa mengharap tumbuh dan berbuah angka. Sejatinya puncak keikhlasan adalah kenikmatan tertinggi bagi pemiliknya.

Tuhan akan menjawab salam ketika hambanya menyapa, tetapi jawabannya apa dan bentuknya bagaimana kita tidak mempunyai hak untuk mengaturnya. Mengabulkan atau tidak adalah wewenang-Nya, karena konsep Tuhan sangatlah berbeda. Kita hidup bersama-Nya, bukan hidup dengan cara berpikir manusia.

Jikalau ada yang maha besar di dunia ini, maka Tuhan jauh lebih maha besar. Apapun yang telah kita berikan adalah investasi realita dan pasti ada hitungannya. Bukan semata - mata masa lalu yang lewat begitu saja.

Sebatang pohon yang ditebang akan sedikit banyak mempengaruhi mata air kita, sekecil apapun benih yang kita sebarkan akan menumbuhkan harapan dan mengobati rasa putus asa. Lindungilah kami dari keterbatasan dan kesempitan cara berpikir manusia.

Read more...

Saturday, January 29, 2022

APAKAH KITA DIKUASAI WAKTU?

January 29, 2022 0


Masa lalu yang kita hadirkan ke masa kini adalah sebuah fantasi. Keadaan yang belum pernah terjadi, kemudian kita bawa ke masa sekarang itulah imajinasi. Begitupun kuasa waktu, dulu kini dan nanti.

Apakah usia tua beiringan dengan waktu, atau seseorang pikun karena perputaran waktu maka bertambahlah usianya? Meskipun dalam hitungan usianya bertambah, namun secara kehidupan ia berkurang. 

Kita membutuhkan pengetahuan baru untuk merasa lebih muda secara pikiran. Ketidakaktifan pikiran menjerumuskan pada kepikunan dan kita harusnya mengaktifkan terus pikiran. Mencoba tidak ragu mengeluarkan pikiran, gugup mempertahankan argumen dan jangan cemas untuk mempunyai ide ataupun pendapat.

Apa yang dunia lakukan kedepan? Disaat kumpulan perwakilan hanya menghitung jangka 5 tahunan. Ketika keputusan tidak jelas arah dan tujuan. Hanya dengan mengasah kewarasan kita bisa menaruh sebuah harapan. Pikiran hanya akan menjadi pikiran apabila tidak mau dibantah dan diucapkan.

Pasti semua ada masa berakhir dan tentu ada hari akhir, maka kuatkanlah diri untuk tidak berhenti pada hari ini dan mungkin lusa nanti. Waktu akan menciptakan suasana dan waktu bisa pula dipercakapkan.

Kebahagiaan akan mendorong kita ingin memperlambat waktu, namun kesedihan cenderung mencambuk kita untuk mempercepat peredaran waktu.

Kita tidak boleh hanya fokus pada hal-hal negatif, jika tidak ingin kehilangan beberapa kesempatan. Mulailah merumuskan pikiran, menguji argumentasi sanggahan dan hasilkanlah sebuah kemungkinan.

Read more...

Friday, January 28, 2022

MERAH MUDA

January 28, 2022 0


Dini hari waktu 00:00 aku mengirimkan gambar berwarna merah muda yang berisikan ucapan selamat kepadanya. Tak selang berapa lama terhitung tujuh belas menit, ia pun melihatnya entah kenapa ia masih terjaga. Mungkin sedang menunggu waktu untuk hari istimewanya.

Aku yakin aku tak bernama di kontak halamannya, hanya deretan angka di kotak percakapannya. Mungkin dia bingung aku ini siapa dan langsung menghapusnya. Harapan besar menanti balasannya namun tak urung jua aku mendapatinya. Walaupun begitu aku berterima kasih kepadanya bahwa berkat wajah dan auranya aku melewati bulan itu dengan mulai menuliskannya.

Ke esokan harinya berjalan seperti biasa masih dengan warna yang sama merah muda yang tak mengurangi rasa syukur kepada-Nya.

Aku masih teringat kejadian semalam. Entah bisikan dari siapa aku pun tidak paham, kenapa aku berinisiatif untuknya dan berani melakukannya. Yang aku percaya hanyalah Dia Sang Penguasa segalanya. Betapa indah bidadari putri terakhirnya yang senantiasa menjaga jiwa raga dan rutin merawatnya. 

Hanya doa terbaik yang bisa aku berikan kepadanya, bukan mendoa untuk hidup bersama namun menyambungkannya dalam ikhtiar yang berbeda. Mungkin semua bisa menjadi tonggak kebebasan untuk mengawali apa yang belum pernah aku lakukan dengan mencatat nota - nota kata di setiap harinya. Atau akan menjadi energi tambahan untuk sebuah harapan. Semoga Tuhan menyertai langkahnya.

Read more...

Thursday, January 27, 2022

SUARA KOSONG KETIDAKTAHUAN

January 27, 2022 0



Dunia butuh suara untuk melepas kesunyian. Sebuah kesedihan bisa jadi akan membuat sebuah kebahagiaan bagi yang lainnya pun sebaliknya. Sebuah pembicaraan yang bertele - tele kita anggap tidak ada gunanya. Apakah ada yang diciptakan Tuhan itu sia - sia?

Otoritas Tuhan memang tidak bisa dipertanyakan. Tetapi semua bergantung pada penerimaannya, baik buruk keadaan akan berdampak pada cara penyikapannya. Suatu obrolan akan menjadi kosong apabila tidak diisi dengan pemaknaan.

Kita pernah mendengar bahwa suara yang sejati adalah suara Tuhan. Sedangkan rangkaian kata dan kalimat belum tentu kebenarannya, karena terdapat bias - bias dalam pemaknaannya.

Suara akan selalu benar meskipun fals terdengar ditelinga. Semakin banyak kata - kata semakin menjauhkan jarak dengan-Nya. Kita akan tersesat ketika tidak menjadi diri yang Tuhan telah ciptakan kepada hamba-Nya. Mungkin potensi dan aktualisasi kita berbeda, namun tiada wujud kecuali yang esa.

Teruslah belajar dan sama - sama belajar. Manusia membutuhkan ketidaktahuan untuk mulai belajar. Tidak ada kebodohan maupun kepandaian, orang bodoh akan belajar dari orang pintar pun sebaliknya.

Jika kita ingin pandai maka mengajarlah, karena sebelum mengajarkan suatu hal pastinya kita akan belajar. Sesungguhnya yang kita ketahui adalah cahaya dan ketidaktahuan adalah proses terbenamnya cahaya.

Kecenderungan manusia akan bertemu pada titik yang sama. Kebaikan murni akan bersua dengan kebaikan. Cinta dan permusuhan hanyalah romantisme belaka. Semua yang ditakutkan pasti akan terjadi, entah kapan tiba masanya. 


Read more...

Wednesday, January 26, 2022

MENGASUH DIRI SENDIRI

January 26, 2022 0


Berhentilah memiliki hati yang selalu berprasangka buruk kepada orang lain, karena kita tidak dapat menyimpulkan dan mengenal pribadi seseorang hanya dengan potongan kata, caption gambar dan isi video yang beberapa detik saja.

Penciptaan isi semesta dimulai dari • benda • benda bergerak • tumbuh • berdarah daging • berpikir. Selama ini kita menganggap mengenal secara utuh sejatinya para makhluk, namun terkadang kita malah terjebak seolah - olah memahami mendalam tentang apa itu manusia, tetapi sebenarnya yang terjadi adalah sebaliknya.

Tuhan seringkali membuat banyak adegan yang suka kebetulan dan kita tidak tahu sunnatullah apa yang sedang bekerja. Biarkanlah manusia tumbuh dan berkembang di tempat yang tepat. Maka janganlah mudah mengadili dan menghakimi pribadi, karena bisa jadi peran sosial seseorang jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan peran kita sendiri di dunia.

Seiring waktu berjalan, kita sangat sepi akan  pengenalan diri kepada sesama manusia, apalagi kepada diri sendiri. Pernahkah kita membaca diri sendiri?

Bagaimanapun setiap diri itu penting dan semua yang tercipta adalah bagian penting dalam perjalanan kehidupan kita di bumi. Ingatlah, tidak ada yang tidak dijamin oleh Tuhan. Maka mulailah membaca. Pembacaan diri akan memunculkan keaslian kita dan menumbuhkan rasa cinta.

Kita berada di tengah dunia manusia yang masih mendidikan saling bersaing satu sama lain dan mendorong penyeragaman dikala banjir informasi yang kian terbuka namun, cara belajar kita yang masih tertutup. Sumber daya kita jelas sangat berbeda dan tidak cocok untuk bisa menyalin pola barat maupun timur.

Sudah selayaknya perkembangan teknologi ini juga diimbangi dengan hal - hal yang bijaksana. Tetapi sistem apapun yang kita jalani pasti akan ada contoh gagal dan berhasilnya dan masalah apapun tidak bisa dipecahkan dengan cara berpikir yang sama ketika kita membuat masalah tersebut.

Beberapa tahun sudah kita mencoba menemukan diri, namun tak kunjung juga mendapati. Ketika yang kecil menjadi dirinya sendiri, semoga esok perubahan bisa terjadi. 

Kita tidak boleh semena - mena terhadap siapapun, karena setiap manusia tidak pernah merasa mengenal siapapun. Janganlah mudah berprasangka terhadap orang biasa yang biasa, karena kita tidak benar - benar tahu siapa dibelakang yang mendidik dan menjadi pengasuhnya.

Read more...

Tuesday, January 25, 2022

MENATA RUMAH BERSAMA PENGHUNINYA

January 25, 2022 0



Ada apa dengan rumah kita? adalah misteri. Rumah yang dulu dibangun dan di proklamirkan dengan satu ide besar kemaslahatan dalam keberagaman. Kita lupa dengan pondasi awal (1) Keadilan sosial, (2) Kecerdasan manusia dan (3) Perdamaian.

Sebuah permusyawaratan yang dalam dengan perdebatan panjang untuk membangun dan menjadikan tanah ini rumah yang sangat besar. Namun, cobalah kita melihat fenomena sekarang.

Perpaduan pondasi rumah kita mulai keropos dan tak mempunyai dasar yang kuat untuk berdiri sebagai bangunan rumah bahkan sudah tidak layak lagi disebut sebuah rumah. Sesama penghuninya saling konfrontasi satu sama lain dan sesuatu yang  abstrak di coba untuk di bekukan.

Kendati demikian, dasar kehidupan adalah harapan meskipun hal itu tidak bisa diperlihatkan secara jelas apa tanda dan gejalanya. Beruntungnya masih ada penghuni rumah yang terus berharap dan memanjatkan kebaikan diambang keruntuhan rumah kita.

Rumah kita bisa dibangun ulang dengan memperkokoh pondasi yang sudah ada di dalam semangatnya, ditambah dengan akal sehat dan moral yang kuat.

Di saat yang sama tetangga di luar sana sedang membangun solidaritas antar manusia dengan ide kemakmuran yang mulai bergeser peruntukannya, tetapi ide kemakmuran di dalam rumah kita sendiri mandeg dan masih bertumpuk kepada hal yang bersifat material. Semua yang ada di padatkan, diseragamkan dan disamakan.

Bukankah penghuni dan rumah kita didesain untuk beragam? Mengingat sila ketiga yang menjadikan perasatuan, bukan demi persatuan kemudian keragaman dihilangkan. Mungkin kita terhalang oleh ketidakpahaman akan asal - usul pembentukannya, tetap misteri akan tetap menjadi misteri.

Harusnya sesama penghuni rumah kita harus memahami satu dengan yang lainnya agar tercipta kebersihan hati untuk dijadikan sebagai cermin. Karena manusia adalah cermin bagi manusia yang lainnya. Ketika semua penghuni rumah bercermin dengan kebersihan hati, akan ada gelombang yang sangat besar dan semoga kita rasakan dampak perubahannya.

Read more...

Monday, January 24, 2022

PERJALANAN HIDUP DEWI

January 24, 2022 0


Kita hanyalah manusia yang ingin memiliki kehidupan yang normal, pada wilayah tertentu kita juga mempunyai hak untuk membatasi hal dalam kehidupan yang bersifat pribadi. Perlu diingat kehidupan pribadi yang telah kita berikan, akan sulit untuk kita ambil lagi. Apalagi pada jaman seperti ini, jejak digital akan sangat cepat tersebar bahkan terduplikasi secara luas dan menjadi jumlah yang lebih banyak lagi.

Mengatakan tidak untuk sesuatu yang di anggap atau percaya benar adalah sebuah hak. Tetapi biarkan manusia menjadi sejatinya manusia, karena untuk memuaskan semua manusia adalah hal yang mustahil dalam perjalanan kehidupan ini.

Kita dapat belajar menemukan atau menilik kembali masa lalu, kemudian berdamai dari kesalahan dan melupakan apa yang tidak bisa kita lakukan. Sesuatu yang menjadikan mungkin hanyalah Kuasa Tuhan. Puzzle terbesar dalam kehidupan adalah Tuhan. Takdir terbaik adalah yang berasal dari-Nya. Peristiwa yang terpenting dalam kehidupan hanyalah kematian.

Apa yang terjadi dan dihadapi kita setiap hari adalah bukti ujian, termasuk yang telah dikabulkan maupun yang tertunda untuk terkabul. Sangat wajar ketika ketakukan terjadi pada dalam diri setiap manusia, namun ketika kita bersama Tuhan semua akan menjadi lebih baik. Bukan rasa takut hilang sama sekali, akan tetapi setidaknya ketakutan itu akan banyak berkurang.

Tuhan telah melimpahkan setetes dari seluruh dimensi kuasa dan kebijaksanaan-Nya. Yakinlah, bahwa setiap yang telah ditetapkan adalah yang terbaik bagi semua hamba-Nya. Semoga Tuhan membenihkan ketabahan dan kekuatan ke dalam diri kita mulai hari ini. Karena semua yang dirintis, dilakukan, dan dialami semuanya senantiasa akan membuah.

Read more...

Sunday, January 23, 2022

LENSA CUMI MATA PENGAWAS

January 23, 2022 0

Kita pasti tahu dengan cumi-cumi, hewan laut yang terkenal karena bentuk tubuhnya yang unik. Salah satu keunikannya ialah ia mempunyai yang mata besar. Dengan mata besar, cumi-cumi raksasa menjadi makhluk hidup yang mempunyai mata terbesar di antara makhluk hidup lainnya.

Mata cumi-cumi juga dilengkapi dengan lensa keras, lensa keras itu mirip lensa kontak yang digunakan manusia. Uniknya, lensa ini akan berubah posisi saat cumi-cumi melihat sesuatu yang jauh. Perubahan lensanya mirip seperti perubahan lensa pada kamera dan teleskop. Lalu apa hubungannya lensa cumi dengan mata pengawas dalam kepemiluan?

Jika menilik hal tersebut di atas, seolah ada kesamaan dalam rangka pemantauan serta pengawasan. Apabila boleh dianalogikan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) mempunyai lensa pemantau untuk memantau dari kejauhan dan mata pengawas untuk mengawasi lebih dekat yang tentu saja bisa dimanfaatkan Panwaslu dari proses tahapan, penyelenggaran sampai pelaksanaan pemilu berlangsung, seperti halnya cumi-cumi memanfaatkan organ tubuhnya.

Pada dasarnya kegiatan pemantauan dan pengawasan memang diperlukan, karena di dalam politik itu sendiri memiliki dimensi pelanggaran (violatif) yang artinya politik itu sangat rentan terhadap kekerasan, manipulasi, intrik-intrik, ketidakadilan dan kekacauan. Dalam standar internasional pemilu salah satunya disebutkan bahwa harus adanya pemantau pemilu untuk menjamin transparansi dan meningkatkan kredibilitas.

Dalam prakteknya, ada perbedaan antara pengawas dan pemantau pemilu. Meskipun sama-sama berwenang memantau, tetapi hanya Panwaslu saja yang mempunyai hak untuk menindaklanjuti pantauannya dan hanya panitia pengawas pemilu yang bisa memberikan sanksi dan menyelesaikannya, jikalau terjadi sengketa. Jika dibandingkan dengan pemantau yang hanya bisa memberikan rekomendasi.

Untuk beberapa negara yang demokrasinya sudah maju pemantauan pemilu sudah di tiadakan. Itu bisa terjadi disaat masyarakatnya sudah percaya akan keadilan dan ketidakberpihakan penyelenggara pemilu di dalam pelaksanaanya. Namun, setiap negara mempunyai aturan mainnya sendiri. Bisa jadi aturan permainan sepak bola setiap negara sama, tetapi tidak dengan aturan pemilu negara penganut sistem demokrasi, tentu akan sangat berbeda.

Read more...

Saturday, January 22, 2022

SELALU ADA HIKMAHNYA

January 22, 2022 0

Ketika makan dalam satu meja bersama keluarga seharusnya kita berdoa, rapi dan lebih beretika, karena hal tersebut adalah bentuk dari rasa bersyukur kepada Tuhan dan wujud apresiasi kita kepada orang tua yang telah berusaha memberi nafkah seharian di dalam rumah maupun di luaran sana.

Ada beberapa hal di luar kuasa atau kendali manusia. Mungkin kita sering bertanya kenapa? Disisi lain beberapa pertanyaan mungkin tidak bisa terjawab.

Adalah suatu hal pasti, tidak semua harus dijawab dan mungkin tidak semua pernyataan ada jawabannya atau bisa jadi jawaban atas sebuah situasi tidak berada pada kondisi saat ini dan akan terkuak di lain hari. Semua ini tidak sia-sia dan selalu ada hikmahnya. Percayalah pada kekuatan sebuah doa.

Tidak ada manusia yang tidak ingin dirinya menjadi lebih baik, dan sebaliknya tak ada yang sejatinya ingin menjadi orang jahat. Untuk menjembatani itu, berhubungan intim antara hamba dengan Tuhan adalah jawabannya.

Ada penggalan kata yang mungkin kita bisa rasakan hadirnya. Siapa yang jujur dengan cita-citanya, apa yang kita cintai dan apa yang kita inginkan dalam kehidupan ini maka Tuhan akan mewujudkannya.

Saat kita berkata yang sebenarnya, menggunakan apa yang kita punyai, mencoba mencari jalan serta solusi dan kita melakukan itu semua bukan demi orang lain kecuali untuk diri kita sendiri itulah kejujuran sejati. Namun, pada kenyataannya tidak ada jalan pintas dan semua akan berproses.

Kita pasti pernah dalam keadaan, sudahlah aku sudah cukup dengan kegagalan demi kegagalan. Ada yang putus asa dengan hal tersebut, ada pula yang bersabar dan memulainya dari nol lagi.

Disaat kita menyerah berarti kita telah kalah terhadap hawa nafsu yang ada dalam diri. Ingatlah untuk terbitnya matahari yang indah, kita harus menunggu gelap dan bahkan akan sangat gelap.

Tuhan kami berserah, ternyata apa yang sejatinya kami usahakan dari awal hingga akhir perjalanan semuanya gagal. Kami tidak bisa berdoa dengan cara apalagi, maka tolong tunjukkan jalan apa yang seharusnya kami lakukan sedangkan kami masih dalam kesesatan. 

Setiap was-was atau hal negatif adalah godaan setan yang membuat kami tidak mau lagi melangkah maju, maka lindungilah kami darinya.

Read more...

Friday, January 21, 2022

KRUSIAL 2024

January 21, 2022 0

Pemilihan umum (pemilu) tahun 2024 kian dekat dan proses tahapannya pun kemungkinan akan di mulai pada pertengahan tahun 2022 ini. Mengapa harus dilaksanakan pemilu serentak? Dan apa saja yang berpotensi menjadi isu krusial pada pelaksanaan dan penyelenggaraan pemilu 2024?

Merujuk kepada putusan Mahkamah Konstitusi, mengapa harus di adakan pemilu dan pemilihan secara serentak mempunyai maksud serta tujuan di antaranya adalah (1) Penguatan sistem presidensial, (2) Mendorong efisiensi dan (3) Meningkatkan kualitas pemilih menjadi pemilih yang cerdas.

Pemilu serentak 2024 akan menjadi tantangan tersendiri khusunya bagi penyelenggara pemilu, umumnya bagi stakeholder, peserta pemilu dan masyarakat. Sistem rekrutmen penyelenggara pemilu misalnya, karena saat ini banyak masa jabatan penyelenggara pemilu yang akan berakhir menjelang pemilu 2024. Belum lagi menyoal tentang anggaran, sumber daya manusia maupun kesiapan sistem penunjang dan yang terpenting lagi adalah tingkat kesiapan pemerintah selaku stakeholder pendukung.

Desain penegakan hukum pemilu dan pemilihan juga menjadi salah satu isu krusial pada pemilu kali ini, sebab desain yang diterapkan menggambarkan banyaknya pintu birokrasi penegakan hukum. Desain tersebut berdampak pada penanganan pelanggaran. Dalam output penanganan pelanggaran oleh Bawaslu seringkali ditinjau ulang oleh penerima rekomendasi. Hal ini akan membuat proses penanganan pelanggaran terkesan tidak efektif, berlarut-larut dan birokratis.

Read more...