Wednesday, February 2, 2022

#

MENCOBA MEMBERI ARTI


Tuhan akan menolong tepat pada waktunya. Ia tidak akan membiarkan kita jatuh tergeletak begitu saja dipelataran impian. Semua yang direncanakan bisa jadi dan bisa juga tidak, namun itulah salah satu yang dapat menumbuhkan sebuah kepercayaan.

Adakalanya kita merasa lelah dan ingin berhenti. Disaat dorongan mendesak kita untuk mundur, teruslah berjuang agar semangat tidak kendur. Pemenang tidak selalu akan menang, namun terus berjuang. Apapun hasilnya, jatuh bangunlah bersama Tuhan.

Apa yang telah diusahakan pasti akan ada yang diterima dan dikeluarkan. Pemberian sejatinya adalah peristiwa menyalurkan pemberian Tuhan untuk dikeluarkan kepada orang yang membutuhkan. Mungkin bagi orang tertentu memberi menjadi hadiah tersendiri bagi yang melakukan.

Ketika memiliki mental memberi, kita akan jauh dari rasa iri dengki dan kerakusan. Apapun yang kita berikan akan menjauhkan diri dari kekurangan dan hidup kita akan terjamin oleh kuasa Tuhan. 

Sungai akan mati jika tidak memiliki aliran air yang sehat. Gelas akan meluap tiada arti jika airnya tidak segera di kurangi. Maka, maksimalkan selagi masih bisa berbagi. Alangkah mulianya ketika orang ikhlas berbagi disaat ia sendiri dalam keadaan yang pantas untuk diberi.

Belajarlah untuk tidak masalah ketika tidak bisa sempurna. Carilah apa yang membuat setiap hari selalu bersyukur kepada-Nya. Tuhan akan selalu ada, melindungi ketika siang maupun malam tiba.

Seiring berjalannya waktu Tuhan-lah yang akan mendewasakan kita. Jangan mendahului dan mengontrol kuasa Tuhan dengan memanipulasi segala keinginan dan doa.

Percayalah, Tuhan tidak pernah meninggalkan dan meragukan kemampuan kita dan Dia tidak bekerja dengan apa yang kita pikirkan. Hubungan kita bersama-Nya bukan sekedar transaksional, hubungan dengan-Nya adalah tentang sebuah kesaksian dan kesetiaan.

No comments:

Post a Comment