Friday, March 18, 2022

KEGEMBIRAAN TIDAK BISA DI TUNDA

March 18, 2022 0


Kita sedang berada pada suasana ketidakpastian, kehilangan orientasi tantangan ke masa depan. Ketidakjelasan informasi mengakibatkan kaburnya esensi. 

Keresahan dan ketidakadilan seharusnya dijawab bukan ditutupi dengan narasi. Pro-kotra mungkin akan terus terjadi, memuji dan mencaci sudah pasti. Apalagi yang sedang berseberangan dengan kekuasaan hari ini.

Bagaimana caranya itu semua tidak mengakibatkan pembelahan terhadap masyarakat itu sendiri? Apakah kita akan tersisih dari keinginan untuk hidup bersama suatu saat nanti?

Perselisihan narasi diselesaikan dengan saling lapor-melaporkan. Media yang tidak menginformasikan substansi agar kita bisa memahami setelah proses pengendapan. Hanya demi sensasi, seakan tidak memperdulikan dampak dan etika penyampaiannya tidak lagi diperhatikan. 

Mungkin hidup kita sudah jenuh dengan kecurangan, ditipu oleh kepalsuan dan pencitraan. Adanya arogansi kepentingan yang memecah belah persaudaraan.

Kegembiraan memang tidak bisa ditunda, memakmurkan kehidupan adalah sebuah cita-cita. Namun apa daya, kita tidak mempunyai kekuatan untuk melawannya.

Ketika kekuasaan sama dengan memiliki seluruhnya, dibenaknya hanyalah kepentingan semata. Membagikan tanah kepada pengurus besar sebagai sinyal untuk menarik suara. Mereka yang berpikiran kritis mencoba dihentikan dengan bayaran sejumlah angka-angka.

Kebijakan yang tidak matang akan membuat kita terancam dan berpotensi adanya serangan. Jika suatu perjanjian tidak dikaji dengan kemapanan berpikir akan menimbulkan keresahan. Karena kesepakatan besar belum tentu saling menguntungkan bisa jadi hanya siasat untuk mendukung sebuah kepentingan.

Bersiaplah untuk kondisi terburuk bukan karena kita pesimis tetapi untuk menghadapi masa depan.

Read more...

Friday, March 11, 2022

KEJUTAN

March 11, 2022 0


Kita mewarisi pemahaman yang kacau dan kehilangan janji besar serta kepercayaan diri di masa depan. Sangat mudah untuk melupakan sejarah yang sangat panjang dengan terus ditumpuki banyak keyakinan dalam ketidakpastian.

Mungkin kita harus melepaskan harapan bahwa kita sebenarnya tahu apa yang akan terjadi kedepan, bahwa periode depan akan hampir sama dengan periode belakangan. 

Apa yang telah diajarkan sejarah kepada kita berulang kali memberi kejutan. Peristiwa-peristiwa yang bukan hanya tak terduga tetapi hampir tak terbayangkan. Hal yang mengerikan juga datang tanpa peringatan dan seringkali peristiwa besar datang tanpa bisa diperkirakan. 

Dunia yang kita tinggali ini benar-benar tidak terduga dan tidak terbayangkan. Dunia mengakui apa yang telah lama diteriakkan, bahwa bahan bakar fosil tidak dapat dipisahkan dari korupsi dan kekerasan. Sehingga keinginan rakyat tidak dapat diratakan dengan pemboman. Hati dan pikiran tidak pernah dimenangkan dengan cara membuat kerusakan.

Kita mungkin tidak dapat membuat perubahan, tetapi kita perlu memiliki keyakinan bahwa kejutan dan ketidakpastian akan menjadi prinsip jika orang-orang ingin memiliki sebuah keyakinan.

Sadarilah bahwa dalam ketidakpastian ada ruang untuk mencoba membentuk masa depan yang akan ditentukan oleh apa yang sekarang kita lakukan.

Tidak masuk akal untuk memprediksi bahwa kita dapat mengusai zaman, tetapi tidak bijaksana juga mengatakan bahwa itu tidak mungkin kejadian.

Hanya tindakan yang mungkin dapat kita wujudkan bersama lentera kecil yang menemani perjalanan. Dunia yang akan datang adalah sesuatu yang dapat kita upayakan tetapi bukan sesuatu yang dapat kita ramalkan.

Read more...

Sunday, March 6, 2022

KEWARASAN TERAKHIR

March 06, 2022 0


Pergerakan manusia mulai sangat cepat diakhir periode ini, tetapi tidak dibersamai dengan alamnya. Ketika alam sedang dalam pengkondisian untuk menyeimbangkan, kalang kabutlah semua rencana dan hancurlah semua.

Pemandangan yang dulu menyenangkan berubah menjadi jutaan kertas pembayaran. Menjadi lahan pelengkap yang berbahagia penuh dengan iming-iming tawaran pekerjaan.

Mungkin gelombang kepekaan manusia yang hidup berdampingan harus segera diaktifkan untuk membayar ongkos besar nyawa-nyawa yang hilang beralaskan kepentingan.

Dalam 2 lembar terakhir buku periode berkuasa, kita diajarkan untuk tidak setia dengan sebuah rencana sehingga menimbulkan aneka macam apa yang disebut sebagai malapetaka.

Memutuskan persoalan beberapa saat kemudian direvisi ataupun dibatalkan. Mereka selalu mempermainkan perasaan manusia yang sedang dalam himpitan rasa putus asa, yang tak bisa membedakan citra dengan kinerja. Semuanya terlihat mulus jalannya, padahal berlangsung dalam kekacauan yang tidaklah sederhana.

Bisakah kita secara permanen keluar dari hutan belantara yang kering persaudaraan yang dipicu oleh kontroversial yang sebenarnya tidak istimewa? 

Jika versi esok hari adalah isu rutin yang terus diuji untuk menutupi kosongnya kesejahteraan dengan cara menakut-nakuti, Apakah kita harus mati dalam kondisi yang fiksi?

Kondisi dimana kenyataan dipalsukan dengan keberpihakan kepada harapan dan kebijakan tanpa sumber daya yang matang kemudian berakhir tampil di podium berbicara dengan aturan yang berpotensi akan memberatkan anggaran.

Jika keadaan itu benar, pembajakan kewarasan sedang terjadi didalam pikiran. Pikirannya dirusak oleh infeksi berpikir tanpa tolak ukur perbandingan. Menukar perilaku dengan uang dan mentraktir makan pembuat survei demi tingkat kepuasan.

Mungkin ada kejujuran yang terlepaskan sehingga mereka lupa akan basis dasar kebangsaan.

Dalam sisa-sisa hari, mampukah kita menegakkan kembali harga diri? Mungkinkah ada keretakan dibalik wacana-wacana ambisi yang seolah terbungkus rapi?

Sejarah akan mencatat jalannya sendiri yang tidak bisa ditolak maupun dipungkiri. Mungkin ini semua akan segara berakhir tidak lama lagi atau kita akan ditipu lagi dengan adanya penundaan-penundaan agar kebodohan ini kembali diwarisi.

Read more...