Friday, October 14, 2022

MASIH ADAKAH TEMPAT UNTUK YANG LAINNYA?

October 14, 2022 0

 

Aku sedang berbicara di tengah-tengah mereka yang menangis sedemikian rupa. Tidaklah penting apa yang dirasa, karena yang terpenting adalah semua manusia mengakui keesaan Tuhan Sang Maha Pencipta, Maha Pemberi Rezeki, dan Maha Pengatur segalanya.

Segala sesuatu akan kembali kepada-Nya, siksaan dan ampunan juga berasal dari-Nya. Meskipun kita mempunyai jalan yang berbeda-beda, namun tujuannya tetaplah satu yang sama

Setiap hati memiliki hubungan, kerinduan, dan kecintaan yang mendalam kepada Kekasihnya, dan di sini tidak ada ruang untuk menaruh ramainya perbedaan. Jika semua sudah sampai di titik puncak keyakinan, maka berbagai pertentangan hanya akan terjadi di jalanan.

Semua manusia, jauh di lubuk hati mereka yang terdalam sangat mencintai Tuhannya dan akan selalu mencari-Nya. Mereka mengerti bahwa tidak ada siapapun lagi yang mampu membantu urusan-urusan mereka. Maka berusahalah menjadi hamba yang terlibat dalam permainan cinta Kekasihnya.

Kita hanya bisa menghukumi yang tampak, dan hanya Tuhan yang menguasai hak dan yang batin. Ketika suatu keyakinan sudah diekspresikan dengan kata-kata, barulah kita bisa saling menghukumi yang mungkin benar atau mungkin menjadi kesalahan. Renungkanlah betapa hebatnya Tuhan yang mencipta segala sesuatu tanpa ada berbekas.

Sesungguhnya Tuhan membuktikan kepada Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya, bahwa sesungguhnya kamu pasti akan memasuki suatu tempat Insya Allah dalam keadaan yang aman. Mereka yang mengatakan Insya Allah adalah para pecinta Tuhan, sebab seorang pecinta tidak akan memandang bahwa dirinyalah mampu dan terpilih, melainkan hanyalah kekasihnya. Jika Allah menghendaki, kita semua akan sampai kepada-Nya dan diberi kehormatan untuk melihat-Nya.

Tidak ada tempat untuk selain diri-Nya, Masih adakah tempat untuk yang lainnya? Mimpi yang dititipkan Tuhan kepada utusannya sesungguhnya adalah mimpi-mimpi para pecinta-Nya sementara tafsir yang sesungguhnya berada di dunia yang lain di sana. Karena dunia adalah mimpi bagi orang yang sedang tidur

Jiwa manusia dipenuhi oleh berbagai keraguan dan kesulitan. Seseorang tidak akan bisa menghilangkannya kecuali jika ia sudah benar-benar jatuh cinta. Jika cinta sudah merasuki jiwa, maka keraguan dan kesulitan akan sirna dengan sendirinya. Karena Cintamu kepada sesuatu akan membuta dan membuatmu tuli. Maka bicaralah pada setiap orang sesuai dengan kadar kemampuan otak mereka. Sesungguhnya Tuhan lebih mulia atas segalanya.

Read more...